untaian kata kepada dunia

Wednesday, May 15, 2013

Manuscript Found in Accra

15 May 2013

Beberapa minggu yang lalu hari yang kami (baca: DJKN 15) nantikan dan bikin kami mual, pusing 7 keliling tiba. Hari apakah itu? Yap hari penempatan sodara-sodara!!!!! Sebelumnya udah +/- 5 bulan kami magang di direktorat-direktorat yang ada di direktorat jenderal kekayaan negara a.k.a DJKN yang merupakan salah satu direktorat jenderal/ eselon I di Kementerian Keuangan.

Sebelum penempatan kami ber15 udah magang di 2 direktorat. Magang pertama aku bareng sama Icha di Sekretariat di bagian Organisasi Kepatuhan Internal (OKI), trus kita pindah ke direktorat Barang Milik Negara (BMN), aku di BMN I, Icha di BMN II. 

Pas magang di OKI enak, sering dapet makan gratis..ahahha..orang-orangnya juga asiik..sering curhat-curhatan sama mbak-mbaknya. Di BMN juga gak kalah asik, belum apa-apa aku udah disuruh bikin kajian untuk rancangan peraturan menteri keuangan. Deg-degan tapi asik. Diajak bikin peraturan-peraturan gitu lah. Tapi baru aja 2 minggu belajar di BMN udah ditarik jadi sekretaris Dirjen KN..ooo la laaa~

Awalnya sih udah denger desas-desus kalo aku direkomendasiin tapi yah cuek aja sih. Semua mungkin terjadi gak gitu mikirin. Dan lagian aku lebih tertarik di direktorat teknis. Kalo jadi sekretaris kan administratif banget ya. Pas disuruh magang di Ses Dirjen yang ada di pikiranku adalah ini hanya magang, semua bisa terjadi. Bisa aja aku gak di sini bisa aja ditempatkan di tempat lain.

...

Hari penempatan tiba daaaaaaaaan saya tetap di posisi saya sebagai sekretaris Direktur Jenderal. Ada yang bilang emang sih ci jauh banget dari latar belakang pendidikanmu, tapi syukuri aja, kamu dekat dengan pimpinan, lakukan yang terbaik, everybody notices you. Untuk networking bagus itu ci. Tapi gak sedikit juga yang bilang..yampuuun ci jangan mau ah di sana, kamu kan S1, gilak kesian banget kamu, 4 tahun kuliah akuntansi eh ujung-ujungnya kok jadi sekretaris.

I can tell im such a motivated person. I tend to look at the bright side in every situation. But in this case, no matter how hard i try to motivate my self, pada akhirnya lama kelamaan adaa aja omongan orang yang mendemotivasiku. Dan ini bertolak belakang dengan karakterku yang cuek dan gak pedulian sama apa kata orang.

Agak kesel juga sama orang-orang yang underestimate dan kasih demotivasi alih-alih motivasi gitu sampe akhirnya ngetweet soal pay our dues. 


Ketika sudah memutuskan terjun ke dunia kerja artinya sudah siap untuk berkomitmen dengan "paying our dues" begitulah cara kita maju.
Paying our dues ya menjalankan tugas yang diberi even seems like gak oke banget dikerjain sama kita yang kualifikasinya jauh di atas itu
Tapi ketika atasanmu apalagi atasan tertinggi di tempatmu bekerja menunjukmu "langsung" u/ melaksanakan tugas, etis&pantaskah jika menolak?
Walaupun gak sesuai harapan kita, merasa kita bisa melakukan lebih dari tugas yang dikasih, ya kudu profesional & jd pembelajar yg baik
That's part of paying our dues. Do we have choice to refuse? I think we do. But i choose to pay my due.
"You should say no", "it's not good position"..well, stop telling people who choose to pay their dues. People who choose to be professional.
Alhamdulillah aja sik ditunjuk langsung karena pada terkesan dengan kepribadian dan tingkah laku kita
Rangkaian tweet kali ini dipersembahkan kepada yang mungkin..mungkin lho ya.. belum paham sama konsep "paying our dues" di tempat kerja.
Dan dipersembahkan jg kpd yg nyinyir sm ppl who choose to pay their dues. Only God knows where the best place for you. Just be yourself best 
Only God knows the best place for you. Just be yourself best and shine bright like a diamond..uyeeaaah ƪ(‾▿‾)ʃ
Nah kemudian udah dari kapan ngebet banget beli  Manuscript Found in Accra nya Paulo Coelho. Dan seperti biasa his words left me in awe. Dan ada satu chapter yang ngena banget buat aku dan temen-temen yang ngerasa gak puas ato gimana lah sama pekerjaannya..here it is:


"work is the manifestation of love that binds people together. Through it, we discover that we are incapable of living without other people, and that they need us just as much.
There are two types of work:
the first is the work we do because we have to in order to earn our daily bread. In that case, people are merely selling their time, not realizing that they can never buy it back.
They spend their entire existence dreaming of the day when they can finally rest. When that day comes, they will be too old to enjoy everything life has to offer. Such people never take responsibility for their actions. They say: "I have no choice"
However, there is another type of work, which people also do in order  to earn their daily bread, but in which they try to fill each minute with dedication and love for others.
This second type of work we call the Offering. The person making the Offering is always rewarded. the more he shares out his affection, the more his affection grows.
The Offering is a wordless prayer. And like all prayers, it requires discipline--not the discipline of slavery, but of free choice.
There's no point in saying: "Fate was unfair to me. While others are following their dreams, here I am just doing my job and earning my living."
Fate is never unfair to anyone. We are all free to love or hate what we do.
When we love, we find the same joy in our daily activity as do those who one day set off in search of their dreams.
No one can know the importance or greatness of what they do. Therein lies the mystery and the beauty of the Offering: it is the mission that was entrusted to us, and we, in turn, need to trust it.
The laborer can plant, but he cant say to the sun: "shine more brightly  this morning". He cant say to the clouds: "make it rain this evening". He has to do what is necessary: plow the field, sow the seeds, and learn the gift of patience through contemplation.
He will experience moments of despair when he sees his harvest ruined and feels that all his work was in vain. The person who has set off in search of his dreams will also have moments when he regrets his decision, and then all he wants is to go back and find a job that will pay him enough to survive.
The following day, though, the heart of every worker or every adventurer will once again be filled with euphoria and confidence. Both will see the fruits of the Offering and will be glad.
Because both are singing the same song: the song of joy in the task that was entrusted to them.
Through the offering you are allowing others to love you. And you are teaching others to love through what you offer them."



So, guys...
Let's make the Offering
and remember...
wherever you are
whatever you do
do yourself best
so you can be yourself best

Keep on Fighting!!!!
Read More

too soon


I have adored you right after we met
Always wondering why dont we be together instead
Time passed so fast without we realized that
It's been 4 years from the first time we met

Do you realize that i keep trying to exist in your world
Trying to shake you and say "hey, im here, look at me"
While our world keep spinning around
You with your lovers, me with mine

But then somehow we are now here
Trying to embrace the feeling that we try to hold on
I keep thinking is this our time?
That our path finally crossed

Unbelievable...
At first It seems so nice, unpredictable
All of sudden, all i know is i want you more than anything
I dont wanna lose you

Unbelievable
Time flies and now i feel it fades away
Dont you think it's all too soon?
Dont you think we're in a rush?

What if...
We give it a little time
It will only bring us closer to the love we wanna find



*it's been in my draft box for a while, i finished writing it on 19/2/13. Pretty long till it's published, eh?


Read More

Truth

There's no such ultimate truth, you know.
Universal truths have many windows. Don't be suck in arguing which window is better, looking inside is more important.

Apa yang menurut saya benar, belum tentu benar menurut pandangan orang lain.


Read More

Monday, February 11, 2013

The One Who's Fighting

One day you told me about your story
For my lack of understanding I’m sorry

I don’t know what you’re going through on your pace
But for every tough times you face
There’s always the One that you can embrace
By giving Him praise
I hope you soon can knock down tough times you face

For you,
The one who’s fighting...
For every tough times now you’re facing
Do not ever dare to stop hoping and fighting

For you,
The one who’s fighting...
For every turbulent that block your way
Dont forget to pray

And last but not least I want to say
I hope these worthless  words can spark your day
Read More

Thursday, February 7, 2013

Pria Masa Depan

Terdengar aneh pastinya menulis surat cinta untuk pria masa depanku.
Siapa dia aku tak tahu.
Sedang apa dia, di mana dia, sedang bersama siapa. Bagaimana pula aku tahu.
Hanya saja hati tetap tergelitik untuk membuat surat ini.

Jadi begini pria masa depanku...
Aku Lusia Agasty Prihantika biasa dipanggil Uci. Tapi ada juga yang manggil Cici, Ucai, Yusi, Uc, Uce sampai Upin. Sekarang aku 24 tahun 7 bulan 22 hari.
Aku penggemar pink, hello kitty, pemuja kata. Aku bisa jadi berubah seiring bertambahnya usia tapi 3 hal tadi tak pernah berubah. Harap maklum ya.

Aku pernah dekat dengan 4 pria, tapi yah begitulah gagal semua #huftban9et ya  tapi tak apa pasti semua ada maknanya. Untuk bersamamu pada akhirnya misalnya. Aku tak tahu kau akan menjadi pria ke berapa dalam hidupku. Yang jelas 2 hal: kau tidak akan menjadi cinta pertamaku karena cinta pertamaku adalah ayahku, itu pertama. Kedua kau akan menjadi yang terakhir.

Hey, pria masa depan...
I’m difficult to handle. Be calm, please.
I’m indifferent. Me and my indifference i said. But dont lose hope, yes?
I usually do things on my own. I’m independent yet spoiled at the same time. I love being puk-puk and gelendotan. I hope you love to puk-puk and be gelendotan by me.

I like to spend my time talking to loved ones mostly about unimportant things, but dont be bored, okay?
I love silence too. Dont be confused when the talkative me suddenly become silent. There’s a time i love to remain silent. It’s like i dont want to talk to anyone but i'm savoring the presence of everyone who’s around me. Knowing that you stand by me is enough to make me happy and secure at the same time. Weirdo, right? That’s the part of me.

But be aware if i stop talking to you about little things, my daily life, my dreams . When i do that it means like “hey, who the hell are you, you’re not that important to know my stories. Dangerous.

I’m versatile. I easly get distracted. This exact time I may be like this thing, and the next second i change my mind to another thing. Indecisive bitch is my middle name. Be patient.

I promise myself to be the best wife for you.
I promise myself to be the best mother to our children.
As best as I can. And I will be a great wife and mom. I promise.

Hey pria masa depan...
Berjanjilah padaku untuk hanya memberi rejeki yang halal untuk aku, kamu, dan masa depan kita. Karena tujuanku adalah barokah dan limpahan berkah dari sang Kuasa agar kita bisa sakinah, mawaddah, dan warohmah.

Hey, pria masa depan...
Aku sudah mengajukan proposal kepada sang Pemilik Hati. Entah kapan dia akan menyetujui. Tidak tau pasti kapan disetujui dan belum tentu juga akan disetujui. Kalau disetujui, alhamdulillah. Jika tidak, ya gak papa lah. Karena pasti, pasti, pasti, kau adalah yang terbaik yang Dia berikan untukku.

So, pria masa depan
Above all, I choose to remain silent in pray, hoping that our path soon will cross what’s inside my heart isn’t lost.
Sometimes being silent hurts. Cannot express what you feel is a torture. But I want to do this thing in a right way. And for God’s sake,  I endure it. I still choose to remain silent in pray. 

Hey, pria masa depan...
Dont you think I’m desperate, writing this letter to you? 
Like @ftkf said I dont care if it sounds like oh-so-desperate, and i don’t give a damn if it sounds crazy. But baby, please find me.

Hey, pria masa depan...
I’m waiting the moment we’re going to embrace each other. See you very soon. 



Wanita masa depan,
Lusia Agasty P                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           



Read More

Wednesday, February 6, 2013

Hey, ahjumma

Kepada Yang Tercinta
Ahjumma Herni Setyanti | @NieHerni


Ya ampun baru mikirin kata-kata apa yang mau diketik aja, kelenjar air mataku sudah mulai bekerja :’).
It’s kinda funny ya Ahjum. Waktu kuliah kita jarang berinteraksi *cieeeeh interaksi. Waktu pertama dateng ke Tangerang jongmal domu domu domu kamsahamnida dirimu menyambutku dengan hangatnya.
Gak kepaksa kan ahjum?
Gak ya. Awas kalo iya...nyahahha

Ahjum, suka kangen udah gak bareng sama partner in crime ku. Yang hayuk kemana aja, tancep. Kangen sama sesi chatting with yusuf mansur. Kangen berbagi cerita jikalau resah gundah gulana. Kangen berkomunikasi dalam diam. Kangen sama sesi bakmi jawa malem-malem. Pulang naik becak menikmati semilir angin malam kota Tangerang. Yampun romantis banget ya kita ahjumm :’)

Well, I want to thank God for letting me meet you and get to know you better and closer. I dont know somehow I believe that there’s always reason why God let people come to ourlives. And you, you help me to keep istiqomah. You make me realize that we can have family even if we’re not in our own home.
For always caring about me. I thank you
For always remembering me to keep istiqomah. I thank you
And above all, for being my family in this rantau land. I thank you
Thank you, Ahjumma :’)


Inget ya ahjum, kalo kenapa-kenapa, ada apa-apa, seneng sedih, let me know. Jangan pernah ngerasa sungkan, takut ngerepotin orang. Namanya hidup, berkeluarga, berteman ya saling merepotkan. Kalo gak saling merepotkan apa iya dibilang keluarga/ teman. Dan pastinya orang yang direpotin itu bakalan seneng bukannya terbebani. Setuju kan ya :D

Akhir kata ahjumma, saya menanti sesi bakmi jawa di malam hari bersamamu

Yang sedang menye-menye,
ahjumma ucai
Read More

Monday, February 4, 2013

Best Cheerleaders Ever

Ketika memutuskan untuk ikut proyek #30HariMenulisSuratCinta daftar orang-orang yang saya ingin kirimkan surat langsung terbuat. Dan tentu saja tidak mungkin bagi saya untuk mengesampingkan para pemandu sorak setia yang ada dalam hidup saya :)

Kepada yang terkasih,
Para Pemandu Sorak
di tempat masing-masing


@pipilola
Pertama kali kenal di SMPN 1 Banjarbaru. Cewek china dengan gaya super tomboy rambut jigrak, sungguh menarik perhatian :p. Musti ece-ecean ya kalo inget pertama kali kita kenalan. Dengan gaya super centil "hai, aku Lusia"..ahahaha..dan trade mark ku dari dulu "uci centil"..mihihihi

Inget gak vi, jaman kelas 1 SMP pertama kalinya ngerayain Valentine di rumahnya Selpi dan alm Ibunya Selpi bikinin kita tart bentuk lope-lope gitu, tukeran kado dan kemudian nonton cd konsernya Westlife..nyahahha

Kelas 2 SMP ngerayain Valentine kedua kalinya dan terakhir kalinya di rumahmuuuuuu, tukeran kado, dimasakin kepiting sama mamahmu. *yampuuuun apa kabar si tante?* kemudian jalan-jalan muter murjani... Bonceng 3...hahhaha

Do you realize vi? We have, what I call, on-off relationship. Sometimes we're so close, sometimes we have distance, but somehow we still have each other *maaak ini kayak nulis surat ke cowok nah..nyahaha. You'll be there whenever I need you, di tengah ritme kerjamu yang gila itu. And i hope i do the same way to you.

You are the most cheerful girl I've ever met. You're very easy to mingle and with those giggles, you can break the tangle.
Vivio i miss you T_T. Udah pernah bilang kan, if I were a boy or if I were lesbian, I would date you. Aaaah i miss you mucho-mucho. And I thank you for always supporting me, being the cheerleader in my life :')

@Lorahaqqi
Ini jeung jeung satu ini dependable banget. Dapat diandalkan. Apa-apa sama dia bereeees. Sayangnya satu saking baik dan perhatiannya, banyak cowok-cowok yang salah kaprah..nyahahha..suka gemes sendiri....mihihi
Pertama ketemu di kampus tercinta dan tidak tau bagaimana langsung klik. Sampe orang-orang nyangka udah sahabatan dari SMA padahal baru kenal juga..nyahahha

Salah satu mimpinya adalah mendirikan RSJ buat menampung orgil-orgil yang terlantar di luar sana. Motivasinya sih karena dia takut sama orgil. Tapi beneran sungguh mulia.
Sungguh, sungguh rindu ngobrol goler-goler di kasurmu. Inget waktu saling curhat di telpon sampe tangis-tangisan berdua *peluk kenceng*

Untuk persahabatan kita yang hampir 7 tahun ini. I thank you and I apologize if there are so many things that hurt you. When I annoyed you..heee. Sadar kok kalo aku annyoing *kedip-kedip* Once again thank you for being the cheerleader of my life.

@Indri_Azari
This girl sukanya menebar jaring dimana-mana tapi tak ada yang ditangkap -_-"
Mulai deket sama gadis bali-solo ini waktu ngurus perpus keliling di bantul. Sama-sama suka baca, peduli sama pendidikan. Dibalik kecuekannya sesungguhnya ahjumma indri ini sungguh sensitif *puk-puk

Darl, I know you are now facing tough time. But remember, you always have the One you can embrace. Who always listens to you and gives you solution. Best solution ever. But you have to come closer to Him. and you have us, the cheerleaders of your life. Be strong and stand still. *peluk kenceng*
I thank you for always being there for me. Listening to my stories everytime I talk to you. Dont hesitate to come to me, yes? I love you *peluk kenceng*

@moya_hamsyong
 Si ceria, gokil, gilak, mesum. Pertama kali ketemu di kampus terpadu. Satu unit waktu KKN. Hidup bersama selama 1 bulan. Awalnya ngira anaknya kalem banget, ngomongnya lemah lembut. TER.NYA.TA...nama lainnya adalah moyabi. SU.KA.NYA sama BoA..freak lah pokoknyah.

Tapi ya, dibalik kecengengesannya, dia adalah salah satu orang yang aku cari ketika membutuhkan nasihat. Entah kerasukan arwah siapa tapi di saat tertentu sukanya bijak gitu sampe bengong saya. Entah karena sesama gemini atau gimana tapi berasa klop aja sama ini ahjumma. Kayak dumb and dumber. Aku dumb, dia dumber tentunya :p

Banyak banget ya ahjumma kebodohan yang sudah kita lakukan, aku bangga alih-alih malu..hahaha. Seperti yang aku pernah bilang. If i were a boy or lesbian. I would date 2 girls: vivio and or moya
Ahjumma thank you for always being there for me whenever i need you, di tengah kesibukanmu sebagai dokter, masih menyempatkan waktu untukku :') aaaaak kangen cuuuuuuuuuuun

@mohmd_ichsan
Ini ahjussi gak ngerti juga kenapa sendirian cowok nyempil di sini -_-". Pertama ketemu di lembaga indonesia prancis, temen sekelas dari elementaire sampe...sampe mana ya..hahahha..lupaaak

Ini ahjussi kadang ngilang kadang susah dihubungi kadang ada dimana-mana -_-". Saya dan moya percaya bahwa kegilaan kami pada para pria imajiner kami merupakan buah karma dari ngece-ngece ihsan yang bilang punya pacar tapi gak mau ngenalin ke kita-kita sehingga kita berkata "selama gak dikenalin ke kita maka itu semua hanya sebatas imajinasi ihsan belaka...hahaha".
Salah satu orang yang masuk ke dalam daftar "orang-orang yang kudu ditemui kalau pulang kampung"
someone that i will run to when i have galauness. Tapi akhir-akhir ini sungguh sibuk sekalih T_T
Ahjussi merci beaucoup ya, c'est tres gentil a toi. For being there listens to my story. I thank you.

....
Dan meskipun sudah bersama dengan para pemandu sorak dalam hidup saya ini sekian lama, ada saja hal-hal kecil, kebiasaan mereka yang menyebalkan, kayak di "How I Met Your Mother" mari disimak apa sajakah itu:
@pipilola: kalo udah sebel sama orang atau sama situasi...merepeeeeet aja kerjaannya :p
@Lorahaqqi: kalo dandan lama banget disambi ngobrol lagi...maaaaak gemes maaaak. Pengen tak bebet-bebet itu kerudungnya >.<
@Indri_Azari: kalo lagi monk kayak jihyo..monk nya doang lho ya kayak jihyo *catet* bikin frustrasi
@moya_hamsyong: kalo udah pengen sesuatu kudu pokoknya kudu, macam toddler lagi tantrum
@mohmd_ichsan: ngambekan...maaak...kalo udah gini dicari-cari mulu sih biar gak ngambek, tetep ngambek yaudah didiemin sampe balik sendiri...ahahahha

kalo aku gimana ya guys? *kedip-kedip

akhir kata,
Terima kasih untuk selalu ada terutama di saat terburuk saya :')
Terima kasih untuk selalu menyemangati saya.
Terima kasih sudah mewarnai hari-hari saya.
Terima kasih atas canda tawa tangis airmata.
Saya cinta kalian semua *peluk cium satu-satu*

Pemandu sorak kalian juga,
@uciuciuc
Read More

My Blog List

Powered by Blogger.

© 2011 L'histoire de Ma Vie, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena