untaian kata kepada dunia

Showing posts with label personal legend. Show all posts
Showing posts with label personal legend. Show all posts

Monday, September 2, 2013

Jambore Sahabat Anak XVII

Rumah Bimbel Senen. Tenda Motor. 
Tenda Terdisiplin. Tenda Terbaik Jambore Sahabat Anak XVII
Juara Favorit & Juara 2 Karya Anak Indonesia

Lama banget ya kayaknya udah gak up date ini blog. But hey i come back with a great news!!! RBS sapu bersih Jambore Sahabat Anak XVII di Bumi Perkemahan Ragunan 24-25 Agustus 2013 kemarin.

2 hari bareng sama mereka itu luar biasa banget! Jadi ada 41 tenda dari berbagai daerah JABODETABEK plus Bandung dan Jogja. 

Suka banget berinteraksi sama anak-anak. Kids have the purest soul, i think. They'll know your true intention towards them. They see the visible and invisible part of you. Jadi gak perlu pura-pura. Gak perlu menduga-duga, curiga, takut, dan kecewa kalo mereka menyalahartikan tindakan kita. They dont see what or how we look like. They see what we do towards them. How we treat them.

Kayak pas briefing relawan pendamping. Ada ngeliat mas-mas badannya penuh tatto. Langsung mikir..wuih ni orang yakin ikutan jadi relawan. Eh gak taunya pas di jambore ngurusin anak-anaknya itu keren banget..dipelukin adek-adeknya gitu..trus dia ketawa-ketawa kesenengan gitu..yampuuun so sweet banget. Mikirnya gitu kan ya..tampilan luar sangar musti sangar juga ternyata..luarnya metallica dalemnya kahitna *lho* pun juga yang luarnya ayu mendayu belum tentu dalemnya juga ayu. yeap there are people who are beautiful but plain horrible. Semoga kita termasuk yang cantik luar dalam yeaah. Kayak kata cerrybelle
You are beautiful, beautiful, beautiful *thank youuu*

Kamu cantik, cantik, baik hatimuuu *thank youuu*
Yekaan..sometimes the people who we think they are beasts, ternyata malaikat and vice versa.


sama indah

Nah kan jambore sahabat anak itu ada 1000 anak jalanan/ marjinal dan 500 kakak pendamping. Dan alhamdulillaah jadi salah satu kakak pendamping dari Rumah Bimbel Senen dan kebagian megang si Indah. Kemana-mana berdua. Makan, mandi, segala macem diurusin deh pokoknya. Dan bener deh acara ini bener-bener memanusiakan mereka. Hiburan banget buat mereka. Bener-bener memenuhi hak mereka sebagai anak yang mana bisa jadi gak mereka dapet di kehidupan mereka sehari-hari. Anak jalanan itu memang terlihat keras sekali karena memang begitu lah lingkungan mereka. Lingkungan mereka yang membentuk  mereka. Tapi sebenernya deep down inside mereka tetep anak kecil yang butuh wadah untuk mengekspresikan apa yang mereka pikirkan dan rasakan.

Hayo pada tau gak apa aja hak dasar anak? Berdasarkan Konvensi Hak Anak PBB tahun 1989 (Sumber: Sahabat Anak) Ini ni 10 hak anak:
  1. Bermain
  2. Mendapatkan PENDIDIKAN
  3. Mendapatkan PERLINDUNGAN
  4. Mendapatkan NAMA sebagai identitas
  5. Mendapatkan status KEBANGSAAN
  6. Mendapatkan MAKANAN
  7. Mendapatkan akses KESEHATAN
  8. Mendapatkan REKREASI
  9. Mendapatkan KESAMAAN
  10. Mendapatkan PERAN dalam PEMBANGUNAN

Kadang kita yang "merasa" dewasa acapkali mengabaikan anak-anak bukan. Seperti, ah kamu masih anak kecil, tau apa sih kamu anak kecil. Atau malah yampuun kamu masih anak-anak ngapain kayak gitu, dll. Semacam anak-anak itu bukan manusia gitu. Padahal daya serap mereka tinggi sekali. Jadi hati-hatilah dalam bertutur dan bertingkah di hadapan anak-anak karena mereka dapat meniru apa yang kita lakukan.

Kepikiran gak sih kenapa politisi-politisi itu kalo ngomong dan bertindak suka gak beres. Padahal mereka adalah orang-orang yang mengenyam pendidikan bahkan sampai jenjang tertinggi bahkan hingga ke luar negeri. Bisa jadi dari masa kecil hingga dia tumbuh kembang berada di lingkungan yang tidak bagus, di mana hak dasarnya sebagai anak tak terpenuhi. Jika kita ingin generasi penerus bangsa kita adalah generasi yang terdidik yang tidak hanya memiliki pendidikan tinggi tapi juga memiliki budi pekerti yang luhur maka mari sedari dini kita menjadi sahabat bagi setiap anak yang kita temui. Jadikan dunia mereka indah, niscaya masa depan mereka pun akan indah.

Apa yang sedang kita coba lakukan sekarang dengan menjadi sahabat anak bukanlah sebuah suatu gerakan instan yang hasilnya bisa langsung keliatan. Hasil dari gerakan ini baru dapat dipetik 5-10 tahun atau malah lebih. Tapi hanya karena perjalanan yang kita tempuh sungguh panjang tidak serta merta menciutkan semangat kita untuk  melakukan perubahan.

Untuk para relawan sahabat anak di mana pun kalian berada. Tetap sehat tetap semangat, yes!!!
Read More

Thursday, January 17, 2013

Orientasi Kemenkeu TA 2012


Orientasi CPNS Kementerian Keuangan TA 2012



Here we go! Seminggu belakangan ini temen-temen satu angkatan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) kemenkeu pada heboh pemirsah. Apa pasal? Pasalnya adalah berhembus kabar..halah..kabar dari dirjen sebelah a.k.a sekjen kalo hari kemarin mau ada orientasi pegawai baru sama pak Menteri. Aaahaa pak menteri keuangan republik Indonesia yang terhormat itu, Bapak Agus Martowardojo. Pasalnya kita gak ada dapet kabar dari bagian kepegawaian. Heboh dong. Semingguan ini gak di grup BB, WA, bahkan gtalk pun ngebahas soal ini. Masak kita gak disambut sama pak menteri sih. Masak anak sekjen sama perben doang sih L.

Kemudian kita gangguin terus dong itu bagian kepegawaian. Dan yang ketiban sial adalah mas Yogi..HAHAHAHAH
Akhirnya persis pada hari lusa kemarin resmi sudah dapet gtalk dari mas Yogi yang bilang “oi ni nota dinasnya udah di tangan, besok kalian ke gedung Djuanda ketemu pak Menteri.” Pheeeww lega pemirsah. Norak banget ya kita pemirsah pengen banget ketemu sama pak Menteri yang mulia itu..mihikhikhik.
Daaan kehebohan belum usai pemirsah. Kemaren malem lagi asyik bobo cyantik kebangun dong dapet sms dari mas Yogi yang kembali memastikan besok jangan lupa mau ketemu pak menteri. DAN HAPALKAN!!! Nilai-nilai kementerian keuangan. Apa tuuuh? *kedip-kedip cantik*
*harap disuarakan dengan suara secentil-centilnya*
Integritas (tangan kanan dikepal ditaruh di dada kiri)
Profesionalisme (tangan kanan dikepal, kayak kalo ngomong MERDEKA!)
Sinergi ( tangan kanan dan kiri disatukan macem ibu-ibu PKK kalo mau paduan suara)
Pelayanan (tangan kanan dan kiri dibuka macem menyambut tamu)
Kesempurnaan (tangan posisi hormat)
*apalkan luar biasa pokoknya hasil out bond kemaren berhasil *YES! *apaan sik cik -_-“

Pagi hari kemarin terasa biasa saja. Bangun buat subuhan kemudian...tidur lagi...padahal udah di-BBM sama si ipin @mrznurhani udah di jalan aja dong dia..luar biasa sekali kan pemirsa. Bangun lagi..beneran kalo ini..kemudian ke kamar mandi tidak lupa bawa hp dan setel playlist maroon 5 dan lagu andalan mood booster akhir-akhir ini “love somebody”.. Ooo ooh, oooh ooh, oooh ooh ooh ooooh (sampe sekarang masih heran kenapa si mas adam levine itu cuma ngeluarin suara ooh ooh yeah yeah aja seksinya minta dicakar, digigit sampe bikin kelonjotan *oke uci cukup kembali ke orientasi *okesip)
Nyetrika baju putih, celana item, kerudung item, udah kece banget kayak trainee indomaret e’e cicak *kalem. 

Yaudah yuk dipersingkat aja kali ya ceritanyah. Ceritanya para pendekar DJKN yang berjumlah 15 biji ini udah siap sedia di aula gedung Djuanda II. Pas masuk langsung berasa hawa sejuk yang dikeluarkan oleh pendingin ruangan (gak kayak kantorku. Sumuk. Ayo dong pak dirjen markit bikin pengadaan AC)
Aslinya orientasi ini udah direncanakan tanggal 3 Desember 2012 kemaren, tapi berhubung bentrok sama jadwalnya pak menteri akhirnya acaranya disesuaikan lagi sama jadwal beliau. Nah akhirnya secara resmi kami disambut oleh menteri keuangan RI beserta para dirjennya. Nah tujuan dari orientasi ini sendiri sih sepenangkapanku ya pak menteri secara pribadi ingin menyambut kami para pegawai baru. Kan para dirjennya juga kasih sambutan gitu yah komennya pada sama. Kalian beruntung banget bisa disambut sama pak menteri langsung beserta para dirjennya. Jaman mereka dulu boro-boro menteri, diterima sama Kepala bagian aja enggak.

Well yeah rada terharu juga sih sampe segitunya mereka menyambut kami para pegawai baru yang unyu-unyu ini..mihihihi.
Kesan pas dapet pengarahan dari pak Menteri tu ya pak Agus tu auranya kuat banget. Serius. Entah daku punya cenayang apa gimana, cuma tiap liat orang fokus lebih lagi kalo orang itu berdiri atau duduk dengan latar polos terlebih putih bisa keliatan gitu auranya. Biasanya putih berpendar pudar gitu. Nah kalo punya pak Agus ini kuat banget pendarannya dan ada garis putih bening berpendar di sekitar badannya. Sampe terpana liatnya. Sama kayak dirjen perben kalo gak salah aah lupak, dirjen DJKN pak Hadijanto juga gitu kuat auranya, beda gitu. Jangan tanya gimana baca aura. Aku pun tak tau, artinya pun tak tau, cuma bisa liat kayak gitu doang. Titik.

Yang paling terkesan dapet arahan dari dirjen DJKN pak Hadijanto tercinta. Bapaknya lucu, gak kaku, gak kayak birokrat pada umumnya lah dan perhatian banget sama kami.. We love you pak..ahahahah

Btw setelah dapet sambutan dari menteri dan jajaran pejabatnya jadi mulai bertanya pada diri sendiri. Is this really something i want to do? Terlebih waktu pak Agus bilang "kalo anda ke sini untuk mencari materi di sini   bukan tempatnya. Di sini tempat bagi anda yang ingin mengabdi dan mengembangkan negaranya. Insya Allah hidup cukup tapi tidak kaya raya."

Dari dulu memang aku agak rumit sih. Tiap cari kerjaan aku selalu cari apa ni yang aku cari di tempat itu selain uangnya. Kalo aku gak nemuin alasan selain untuk uang ya aku gak bakal daftar. Nah waktu di kemenkeu ini gak mikir macem-macem karena aku cuma coba-coba dan gak kepikiran keterima sih. mehehehe.

Dan ternyata kami ini pegawai yang datang disela-sela larangan. Seperti yang kita tau ada MoU bahwa kementerian gak akan narik pegawai sampai 2012. Jadi bakal ada bukaan lagi 2013. Nah karena emang kekurangan pegawai kemenkeu sampai bikin analisis beban kerja dll deh sampe akhirnya disetujui wapres buat rekrut pegawai. Dan bagi kementerian lembaga mana saja yang ingin rekrut pegawai ya lakukan apa yang kemenkeu lakukan.

Jadi yah alhamdulillaah banget. Tapi ya itu tau lah pemerintahan birokrasi dkk itu kayak mana. Dan pilihanku cuma 2. Satu turut bergabung sebagai agent of change to make our government better or Dua leave it. Doakan saya ya pemirsa biar bisa ikut bangun negara ini lebih baik. Biar bisa jadi abdi negara yang berintegritas. Amiiiin.

Nah terakhir ni dapet arahan dari sekjen lupa bagian organisasinya kalo gak salah. Beliau cerita waktu beliau habis nikah dan bilang ke istrinya "saya janji saya gak akan bawa uang haram ke rumah ini. Do you agree? and she said "I do". Yampun pas denger itu aku berkaca-kaca dong. Menurutku itu lebih berarti dari sekedar "I Love You" kalimat itu bener-bener komitmen si pria yang pingin jadiin pernikahan mereka barokah dan diberkahi Allaah, sakinah, mawaddah, warohmah. terharu banget. Pengen banget pria masa depanku bilang kayak gitu ke aku.

Nah kan pas lagi cerita sama temenku, aku cerita kayak gitu ke dia, yah temenku ini perbandingan edan dan warasnya kayaknya 10:90 persen gitu. Nah tampaknya aku lagi beruntung dapet 10% nya pas lagi waras sih ini kayaknya kemudian bilang "aku janji cuma mau beri yang halal untuk kamu, aku, dan masa depan kita". Kata-kata bapaknya keren tapi yah emang kalimat positif selalu lebih baik. Rasanya beda. Positive labelling ceritanya. Kalo cewek kan berarti ngomongnya "aku cuma mau nerima rejeki yang halal dari kamu untuk aku, kamu, dan masa depan kita." Itu statement yang bakal aku kasih ke pria masa depanku. Kan cita-citanya biar keluarganya barokah, dilimpahi berkah sama Allah trus jadi keluarga yang sakinah mawaddah warohmah.. Amiiin

Jadi pemirsah sekian laporan pandangan mata saya pada orientasi cpns kementerian keuangan. Mohon maap karenan ngalor ngidul. Cyukup syekian dan terima kasyih. Wassalamu'alaikum.



Read More

Tuesday, January 15, 2013

Habis Gelap Terbitlah Terang



"Tahukah engkau semboyanku? Aku mau! Dua patah kata yang ringkas itu sudah beberapa kali mendukung membawa aku melintasi gunung keberatan dan kesusahan. Kata "aku tiada dapat!" melenyapkan rasa berani. Kalimat "aku mau!" membuat kita mudah mendaki puncak gunung."

Sebelum baca buku ini, saya sempet mikir ngapain sih kita tiap 21 April kudu ngerayain hari kartini segala. Kayaknya biasa aja gitu, soal emansipasi itu. Ternyata pas baca buku ini baru ngerti, ternyata pemikiran beliau ini luar biasa sekali, melampaui zamannya deh. Yang bikin terpana lagi pemikiran akan kehidupan pada umumnya dan usahanya menyetarakan kaum wanita dan pria itu keluar dari dirinya-- seorang wanita jawa kuno, dipingit pula. Kagum deh. Walaupun ada yang bilang dia bukan pahlawan wanita sebenarnya dan usahanya belum cukup besar untuk jadi pahlawan, saya tetap kagum sama R. A. Kartini.

"agama harus menjaga kita daripada berbuat dosa, tapi berapa banyaknya dosa diperbuat orang atas nama agama itu!"


Review buku ini repost dari akun saya di goodreads. Karena jarang online di goodreads saya repost ke blog aja deh...

Sebenernya banyak banget kalimat-kalimat dari buku ini yang bisa dijadiin quote. Luar biasa pokoknya. Ya memang pahlawan wanita di Indonesia bukan hanya Kartini. Tapi hanya dia yang menulis, menuangkan pemikirannya dalam kata-kata. Dulu entah saya pernah baca atau berdiskusi dengan seseorang. Intinya pada akhirnya yang akan dikenang oleh dunia adalah tulisan kita.

Pernah dengar Lucca Pacioli? Yang anak akuntansi pasti tidak asing dengan nama ini. Ya beliau adalah "bapak akuntansi" tapi tahukah kalian kalau sebenarnya praktik akuntansi sendiri sudah diterapkan jauh sebelum Lucca Pacioli menulis bukunya. Dan bukunya si Mbah Lucca ini pun sebenarnya tentang matematika dan hanya ada satu bab saja yang membahas akuntansi, lebih tepatnya persamaan dasar akuntansi Asset = Liabilities + Equities. Dan karenanya Lucca Pacioli disebut sebagai bapak akuntansi.

Kemudian ada pula Columbus si penemu benua Amerika. Saya pernah berdiskusi dengan teman saya, dan dia bercerita bahwa sebenarnya suku bugis telah menginjakkan kaki lebih dulu di benua Amerika daripada Columbus tapi yah begitulah Columbus dengan catatan perjalanannya menasbihkan dia sebagai penemu benua Amerika.

Jikalau kau ingin dikenang dunia. Menulislah.
Dalam bentuk apapun itu. Walau hanya sekedar rangkaian aksara yang mencoba membebaskan diri dari sudut pikiran.

Dan di sinilah saya, mencoba untuk memintal untaian kata kepada dunia agar setidaknya pemikiran saya tidak turut terkubur bersama raga saya kelak ketika waktunya tiba.

Oya sekalian ah mau bikin #SweepingDeclaration. Mau bikin review tentang buku yang aku baca dan film yang aku tonton. Doakan sayah pemirsah agar tetap istiqomah!!! Amiiin!!!
Read More

Monday, January 14, 2013

I Need Them More :')

Kemaren ada bilang mau posting tentang Rumah Bimbel Senen (RBS) kan ya. Nah kali ini akan saya tepati. 
Awal tau soal RBS ini dari sahabatnya mbak ku, mbak septi. Dulu waktu awal-awal di Tangerang dan pas ada tes kerja di Jakarta aku sering nginep di kos nya. Dan berceritalah dia kalo kakaknya dia, mb Ita, jadi relawan pengajar di kolong jembatan senen. Waktu itu belum tau kalo namanya RBS. Berhubung saya suka sama hal-hal yang berbau sosial-pendidikan, saya minat banget ikutan. Secara tujuan jangka pendek saya tu ikutan #KelasInspirasi yang diadain sama #IndonesiaMengajar, bisa dibilang dikit-dikit latihan ngajar gitu kan ya.


Nah waktu itu semangat banget tanya ke mbak Ita gimana caranya biar bisa ikutan. Ternyata gampang banget, tinggal ikutan aja, tiap hari Sabtu jam 4. Nah sayangnya waktu itu aku kerja sampe hari Sabtu sampe jam 3. Gagal lah, eh gak gagal ding, hanya tertunda. Salah satu motivasiku buat pindah kerja, cari tempat kerja baru sana-sini ya ini, biar bisa ikutan ngajar di RBS.

Alhamdulillah banget akhirnya kesampean dapet tempet kerja yang deket banget sama RBS. Malah bisa jalan kaki lho. Nah waktu awal ikutan itu weekend pas sebelum natal. Waktu itu dapet kontaknya mb Ai. Janjian lah kami di atrium senen. Ngobrol ngalor ngidul. Dan dari situ mb Ai sih kayaknya bener-bener kasih gambaran gimana keadaan di sana. Biar gak kaget gitu. Nah kan kirain di kolong jembatan tapi ternyata alhamdulillah udah pindah ke rumah gitu, gara-gara menang lomba komunitas dan kemudian dapet hadiah uang dan disewain rumah.

Mb Ai bilang kalo banyak banget yang minat ikut jadi relawan pengajar tapi ya itu pada akhirnya seleksi alam, perlahan-lahan mulai menghilang. Dan katanya lagi anak-anak itu sensitif ya. Kalo bahasaku sih jiwa mereka itu pure, bisa memahami mana yang tulus sama yang enggak. Apapun yang dilakukan dengan hati pasti akan menyentuh hati juga kan. Dan dibilangin juga jangan takut kotor ya soalnya mereka kebanyakan gak pake alas kaki.

Dibilangin kayak gitu satu kekhawatiranku. Gimana kalo ternyata anak-anaknya gak seneng sama aku, gimana kalo ternyata mereka menganggap aku gak tulus. Asli khawatir banget. Soal jangan takut kotor..ahahah come on, im the most njijiki girl you've ever met perhaps, mandi aja jarang. Nah pas dateng ke RBSnya ternyata anak-anaknya ramah-ramah banget. Aku dateng langsung digandeng. Minta dipangku ditemenin baca buku. Terharu banget dah.

Nah berhubung aku baru dan belum bisa bikin kurikulum, aku akhirnya ikutan ngajar (baca: nemenin main) anak-anak TK gitu, semacam PAUD-TK gitu lah. Nah waktu itu kita mewarnai. Aku ada nemenin satu anak  cewek umurnya sekitar 5 tahun. Sambil mewarnai dia tiba-tiba cerita soal kampungnya, dia bilang dia suka di kampungnya tu rame gak kayak di rumah. Takut kalo di rumah. Lha kenapa gitu kan aku tanya. Dan dia bilang kalo Bapaknya suka mukul Ibunya. Ibunya minta uang ke Bapaknya dan Bapaknya gak punya uang, kemudian marah kemudian mukulin. My heart was broken dengernya :'(. Anak sekecil itu udah dapet masalah kehidupan yang gak ringan. Aku sampe gak tau mau bilang kayak mana. Akhirnya cuma bilang, belajar yang rajin ya biar pinter biar dapet kerja trus bisa bantuin Ibu, biar Ibu gak usah minta uang lagi ke Bapak. Gak ngerti bener apa gak omonganku itu buat anak sekecil dia, apa dia ngerti apa gak. What i was thinking "say some words, fine words to comfort her". Walaupun harusnya bisa bilang sesuatu yang bisa lebih memotivasi sih. Pun sampe sekarang aku tetep gak ngerti mau bilang apa kalo disuruh nambahin.

Nah setelah itu kan libur 2 minggu karena ada natal dan tahun baru. Setelah tahun baru kegiatan belajar-mengajar belum mulai, bagi-bagi kado katanya. Tapi aku gak ikutan gara-gara sakit dan pindahan kos. Nah baru ikut lagi tanggal 12 kemaren. Sempet khawatir juga mereka masih inget aku gak ya. Eh pas dateng langsung ditarik-tarik buat nemenin baca.

Jadi ada satu anak, kayaknya dia baru lancar baca dan seneng banget baca. Bacanya keras-keras gitu dan ketika ada kata yang sulit langsung nengok ke aku. Ada lagi anak baru dateng langsung minta pangku minta dibacain buku. Yampuuuun seneng banget aku. Berasanya tu kayak punya anak sendiri :'). Ada lagi nih, sebelum kelas dimulai anak-anaknya pada baris sesuai dengan kelompok umur dan atau kelas. Nah pas padabaris gitu aku biasanya berdiri paling depan biar bisa liat anak-anaknya. Lucu-lucu sih tingkahnya. Nah ada anak yang berdiri paling depan, Yanti, gelendotin aku. Meluk-meluk gitu.. Yampuuun seneng banget dah. Secara aku juga emang suka gelendotan orangnya dan mungkin juga karena jablai *kedip-kedip* ada yang meluk-meluk jadi seneng...ahahahha. Tapi emang dasarnya seneng anak kecil sih, yah itung-itung belajar bersikap kalo ntar punya anak sendiri kan :')

Nah ini nih foto-foto minggu kemaren:

                                          Si unyu Dea. Paling suka dipangku :)



                                          Si energetic Indah :)


           Farhan. Bukan kak, "P"arhan..bingung kakak han yang bener Farhan apa Parhan -_-"

                                          Tiara "gadis manis gemar membaca" :)

                                  Hari pertama bareng Indah & Aini *sini, kakak sun satu-satu :* :*




                                          Pameeeeeeeeeeer :p



                                          Namaku Pian kak.

                    Kok kakak curang sih aku gak dibantuin. Ih kakak curang ih, gerutu Pian :D

Orang-orang pada bilang kok mau sih ci, kayak gitu kan gak dibayar ya. Kamu berakhlak mahmudah sekali ci, celetuk si mas hen waktu di taxi umpel-umpelan bareng mas wis+mas arta dalam perjalanan ke semanggi. Ahahahha cuma bisa ketawa. Nih ya yang sebenernya aku kayak gini bukan buat mereka tapi buat aku sendiri. Pada dasarnya apa aja yang kita lakukan actually it's all for our own good, gak percaya? Bukan mereka yang butuh kebaikan kita, terlepas siapa pun orang yang kita bantu lho ya. Tapi ya buat kebaikan kita sendiri karena dengan berbuat sesuatu bikin orang seneng itu otomatis bikin kita seneng juga kan ya. Gitu gak sih berasanya?

Kayak kata mas Boy hidup kalo gak manfaat buat sekitar buat apa hidup? True, i feel alive. Tiap dateng dan ngeliat wajah ceria mereka hatiku membuncah. It's not for them, it's for me. Yeah true, they need me, my help (us, our help) but i need them more :)
I. Need. Them. More :')


Jakarta, 14 Januari 2012
Lusia Agasty P
Read More

Thursday, December 27, 2012

The Alchemist


Setelah baca The Alchemist untuk kedua kalinya (satu versi bahasa, satu versi inggris) akhirnya baru bisa menyelami kata-katanya. Gak berlebihan kalo ada yang bilang The Alchemist ini versi modern-nya Le Petit Prince. Kedua buku ini sama-sama menekankan betapa mudahnya kita bermimpi saat kita kecil. Sama-sama menekankan hidupkanlah dan jangan biarkan jiwa anak kecil dalam hatimu pergi dan mati seiring menuanya dirimu.
Saya baru baca dua buku Paolo Coelho: The Alchemist dan Aleph, i love them both. Secara saya adalah pemuja kata-kata dan Paolo melukis kata dengan indahnya. Ah penerjemahnya juga memukau saya. Pilihan katanya indah.


“You know what is the greatest lie in the world? It’s this: at a certain point in our lives, we lose control of what’s happening to us, and our lives become controlled by fate. Everyone has their personal legend, it’s what you have always wanted to accomplish.

When we were young we knew what our personal legend is. Everything is possible. We’re not afraid to dream, and to yearn for everything we would like to see to happen to us in our lives. But, as time passes, a mysterious force begins to convince us that it will be impossible for us to realize our personal legend.

And this mysterious force that appears to be negative, but actually shows us how to realize our Personal Legend. It prepares our spirits and our wills, because there is one great truth on this planet: whoever we are, or whatever it is that we do, when we really want something, all the universe conspires in helping us to achieve it, it’s because that desire orginated in the soul of the universe. It’s our mission on earth.”

Dan ya this mysterious force could be anything and anyone. Pastikan kita dikelilingi oleh orang-orang yang tepat. Surround ourselves with people who are like light switches, it’s the first thing we reach whenever we come to the dark place. People who have no doubts in you. People who always believe in you . Kalo aku bilang orang-orang yang satu frekuensi sama kita. Tapi kadang kita ketemu sama orang yang gak satu frekuensi sama kita, lelah pasti menghadapinya, sekuat apapun kita berusaha menjelaskan pada akhirnya tak tersampaikan juga. But they will go, that’s nature law i guess, somewhat they’re people who meant a lot to us, but hey dont worry, some people are like clouds too, when they’re gone your life’s getting brighter, better, and...hotter :D

I always want to do this: bikin perpustakaan di Sumatra dan Kalimantan or else seluruh Indonesia, ato gak nyumbang buku ajalah ke sekolah-sekolah. Bikin yayasan pendidikan. Yayasan pendidikan yang diberi nama agasty dan atau as salwan. Those are my personal legend. I have lots of dreams, yet those two are my ultimate personal legend.

Seperti yang saya bahas secara singkat di twitter @uciuciuc, kenapa sih agasty? Yah, agasty itu dari bahasa sanskrit yang artinya pengetahuan, dan kebetulan itu nama tengahku, pengenku kalo suatu saat aku punya usaha, apapun itu, mau aku namain agasty. Pengetahuan itu luas maknanya. Ngimpi pengen punya brand sendiri “agasty” filosofinya semua barang/ koleksi yang aku produksi itu hasil/ buah dari pengetahuan yang aku-dan orang-orang yang terlibat-dapet selama ini. Kalo yayasan pendidikan ya pas banget kan ya pake nama itu..filosofinya biar semua yang dapet manfaat dari yayasan itu untuk dapet pengetahuan yang nantinya mengangkat derajatnya karena pengetahuan yang dimilikinya.


Nah kenapa as salwan? Salwan = salmah + achwan. Almh Ibu dan Alm Ayah dari Ayahku. Mereka punya 13 anak dengan kondisi ekonomi yang gak berlebih. Dan alm nenekku itu sangat menjunjung pendidikan. Kata om ku, nenekku pernah bilang “lebih baik aku gak punya rumah daripada anakku gak sekolah” sebegitu pentingnya arti pendidikan buat beliau. Dan nilai kehidupan yang mereka tanamkan ke anak-anak mereka masih hidup hingga detik ini, dan aku pastikan akan meneruskannya. Bisa dibilang keluargaku udah punya yayasan pendidikan sendiri, kecil-kecilan, lingkupnya masih terbatas internal keluarga. Saling bahu-membahu bantu sodara lain yang membutuhkan. Harapanku dan sepupu-sepupuku suatu saat nanti yang bisa kita bantu gak cuma keluarga sendiri tapi juga orang lain.

Kita gak bisa milih di keluarga mana kita dilahirkan bukan? Dan betapa aku bersyukur aku dilahirkan di tengah keluarga ini dan bangga menjadi bagian dari as salwan. Baru sadar sekarang bahwa warisan paling berharga yang bisa diwariskan orang tua ke anak dan keturunannya adalah nilai kehidupan. Mengingat fakta bahwa aku belum pernah bertemu dengan makji Salmah dan Pakji Achwan tapi nilai kehidupan yang mereka junjung pun turut ku junjung. Nilai kehidupan ini sudah bertahan 4 generasi dan ku pastikan akan mewariskannya ke generasi berikutnya. Insya Allaah.


“When each day is the same as the next, it’s because people fail to recognize the good things that happen in their lives every day that the sun rises.” – The Alchemist

“Maka nikmat TuhanMu yang mana lagi yang kamu dustakan?” – Ar Rahmaan (55): 13
Read More

My Blog List

Powered by Blogger.

© 2011 L'histoire de Ma Vie, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena